DBR #21 The Princess in Me

the princess in me – Donna Rosmayna

Sinopsis :

Ada tiga hal yang sangat disesali oleh Pri dalam kehidupannya: namanya, bentuk tubuhnya, dan kampusnya.Andai Papa dan Mama tidak menamakannya Princess, pasti tidak ada seorang pun yang menertawakannya saat dosen sedang mengabsen. Kalau bentuk tubuhnya indah seperti Ditya sahabatnya, pasti Ryan tidak akan menjatuhkan pilihannya kepada Vivian, cewek cantik yang angkuh itu. Dan, kalau saja Papa miliuner, tentu dia bisa kuliah di jurusan fashion design yang lumayan mahal itu, bukannya di fakultas hukum yang setengah mati membosankan itu.Tapi segala sesuatu yang dimiliki seseorang akan terus dibawa sampai dia mati, kan? Buat apa disesali? Yang bisa kita lakukan hanyalah menerima kenyataan itu atau berusaha mengubahnya. Dan Pri memutuskan untuk melakukan pilihan yang kedua.

(cr: Gramedia)

~oOo~

So mainly buku ini berkisah tentang Pri atau Princess yang bergumul dengan penampilan, kuliah, plus hidup asmaranya. Alur ceritanya mulai ketika dia mulai mau berubah setelah beberapa kali patah hati. Pri memutuskan untuk benar-benar berubah jadi ‘princess’.

Hmm, komentar utama setelah baca buku iniΒ  adalah.. alur ceritanya ngga rumit. ya, namanya juga teenlit sih. Jadi pembaca bisa dengan cepat mengikuti cerita tanpa harus bersusah payah. Buku ini tergolong buku yang ringan, dan .. berhubung gue baca buku ini karena tugas dan karena kerja kelompok, jadi buku ini mau ga mau di habisin. Padahal sebetulnya dalam hati….. hehehe..

Pemakluman sih, soalnya buku ini kan memang ditargetkan untuk konsumen anak-anak muda (yang notabene males baca buku berat. :P)

WAh, kalo disuruh mengomentari buku ini sih.. sebetulnya ya.. kalo untuk ukuran teenlit bagus sih. Ga jelek-jelek amat. Tapi still, mungkin ga lebih dari 2 bintang aja rate-nya.

Tokoh yang diangkat lumayan realistik sih, walaupun seperti biasa, alur-nya dan pembawaannya rada mengganggu gitu. Apalagi di awal-awal, justru pembukanya rada-rada.. ya begitulah.

Rasanya gak tenang deh baca buku ini pas beberapa puluh halaman pertama. Pengen tutup trus digadaikan kalo bisa. Tapi berhubung tugas, jadi aye lanjut sih.

No offense loh untuk pencinta buku ini!!! Walau awal-awalnya memang ngga sebagus itu, tapi tambah kebelakang kisahnya mulai mengalir lebih enak, lebih memperhatikan alur dan pengembangan hubungan antar tokoh ketimbang tetek bengek ga jelas. And just like other teenlits.. karakter tokoh-tokoh yang ada ga konsisten gitu. Apa memang disengaja karena menggambarkan watak anak muda yang labil gitu ato gimana, aye juga ndak ngudeng deh. Tapi memang seperti itu di buku ini. hmmmm..

Satu hal yang disayangkan lagi, kisah yang dikembangkan cuma muter sama si Pri dan kisah cintanya, jadi bagian-bagian lainnya kurang disoroti. Padahal kalo kisahnya dikembangkan, mungkin bisa jadi lebih menarik dan seru.

Tapi yang paling pengen gue sorotin itu masalah alur di pengawalan cerita itu. Jadi seolah alur tersendat, berhenti mendadak sebelum sempet dikembangkan. Apa karena penulisnya masih pemula, saya juga ga tau dan takut menuduh…. lol.

Not just that, buku ini juga termasuk buku yang kayanya cuma bisa dinikmati oleh golongan tertentu, yaitu golongan anak muda, terutama CEWEK. Selain daripada jenis konsumen itu, buku ini bakal jadi terlalu awkward untuk dibaca. Seriusan deh. lol. Habis alurnya cuma muter soal urusan asmara, penampilan, serta serba-serbi lainnya yang berhubungan dengan itu .. menyebabkan konsumen lain selain yang bergender wanita pasti ga bisa menikmati bacanya.

Tetapi walau begitu, pesan yang dibawa dalam buku ini bisa dibilang baik. Kisah asmara yang diangkat juga ga jelek-jelek banget, masih netral, ga kaya kebanyakan buku genre teenlit sekarang yang seolah ngasih contoh pergaulan plus hubungan pacaran yang ga sehat.

but overall.. not highly recommended 😦

Tapi kalo emang dasarnya suka teenlit, yah, bolehlah dibaca. πŸ™‚ Atau yang memang penasaran.. tetep baca aj. Who knows anda bisa menemukan treasure di kisah ini, unlike me! πŸ™‚

jadi berniat baca? berniat beli? berniat.. apa ya? haha apa aja deh, komen aja πŸ™‚

Thanks for reading the review! Happy reading!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s