Curcol seorang kakak..

Jadi ceritanya begini. Udah seminggu ini saya dikagetin sama adik laki-laki saya (beda umur kami enam tahun) yang duduk di kelas lima SD, karena tau-tau beliau menunjukkan minat besar untuk membaca buku (baca : novel). Saya ya otomatis bingung. Habisnya selama ini hal yang diminati beliau kalo ga main game, ya nonton tipi. Paling pol juga paling baca komik pengetahuan dari korea yang ‘Why’ dan sejenisnya itu sebagai pengantar tidur! Nah bingung kan?

Trus tahu-tahu dia menculik novel sherlock holmes dari rak saya. Saya sih ga nyadar, mama saya yang kasih tau. Akhirnya saya kasih dia lima sekawan sama satu boxset spiderwick saya, soalnya kayanya untuk anak seumuran dia yang cocok baru begitu-begitu.. soalnya dia mau bacanya yang seru-seru.

Setelah dikorek-korek ternyata dia juga ketularan teman-temannya di sekolah yang cewek-cewek, karena mereka suka baca buku novel gitu katanya. Hmm, saya pikir kalo cewek memang lebih mudah jatuh cinta sama buku sih, soalnya kan banyak novel-novel karya penulis cilik dan lain-lain yang cewek banget.

Lalu.. tau-tau kemarin dia memohon-mohon saya supaya beliin dia buku. Hmmm, awalnya enggan *sejujurnya* habisnya kalau ke toko buku yang biasa dia kunjungi itu rak komik-komik sementara saya kan gentayangannya di daerah novel-novel, terutama novel fantasi, adventure dan kawan-kawannya. Jadi saya curiga dia bakal minta dibeliin komik yang mahalll itu lagi (padahal lebih mahal novel saia .. hihi). Tapi ternyata dia minta dibeliin novel! nahlo?

Akhirnya saya nurut aja, apalagi dengan senyum mama yang rada ‘maksa’ itu.. Saya bawa deh dia ke toko buku. Begitu sampe.. saya jadi bingung sendiri. Habisnya adik saya nanya, “novel yang cocok buat aku apa ce?” saya :¬† “…” mau jawab ga tau gengsi, habis saya kan lebih sering ke toko buku daripada dia, sering baca review buku, dan lain-lain, tapi kok sekarang nge blank? mau jawab ga ada.. yang bener? saya jadi mabok deh.

Akhirnya saya putuskan kita keliling-keliling ke rak-rak dimana biasanya saya ketemu buku-buku yang bagus dan G-rated, tapi asupan aksi dan ke-seruan ceritanya cukup…

Sekali keliling.. dua kali.. lah kok saya tambah pusing. Setelah mencoba menggali judul-judul yang ada di kepala saya, macam buku-buku narnia. . saya juga tidak menemukannya di toko buku. Bahkan buku-bukunya enid blyton cuma dijual dalam bentuk box set, yang satuan ga lengkap dan ga .. seru. (box setnya wuuuaaaaaw lebih mahal dari box set nya the Lord of the Rings, mampus sekaleeee)

Akhirnya ya sudah saya beliin sherlock holmes versi geng baker street atau apa namanya lupa. Saya padahal mau cari Boy Sherlock Holmes yang sepertinya lebih friendly ceritanya. Tapi sudah ga ada juga di toko buku tsb, padahal waktu filmnya keluar itu buku udah kaya kacang goreng dijualnya….

Aduh, kok aneh sih. Giliran ada anak seumuran dia mau masuk ke dunia baca membaca, malah ga ada yang jual. Saya jadi senewen. Huuuhh.. Memang sih jarang anak-anak kecil-mau gede begini niat baca buku (sotoy mode) tapi .. masa betul-betul ga ada?? apa cuma saya yang kurang beruntung? Atau mungkin karena buku-buku yang ratingnya untuk seumuran adik saya itu sedikit/tidak ada?

Banyak pertanyaan jadi berputar di kepala saya..

apa yang sebenarnya terjadi? saya betul-betul pingin loh bikin adik saya jatuh cinta sama buku. Tapi yang ada malah jadi bingung. Ada masukan? Apakah pengetahuan saya tentang buku kurang? atau memang penerbit dan toko buku Indonesia tidak lagi mengeluarkan buku-buku model begitu? hmmm..

Yah pokoknya sekian curcol saya. maafkan segala keterbatasan saya (.____.)V

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s