DBR #31 Murder on the Orient Express

picture010

Murder on the Orient Express (Hercule Poirot Mystery) – Agatha Christie

Synopsis :

Tertahan salju di pegunungan Balkan, para penumpang Kereta Api Orient Express dikejutkan oleh berita mengguncangkan bahwa salah seorang dari mereka telah dibunuh secara keji pada malam sebelumnya. Dihadapkan pada masalah yang harus ditangani lebih cepat daripada langkah kaki si pembunuh dalam usahanya untuk menyelamatkan diri, Poirot tak mempunyai waktu lagi untuk berdiam diri.

(cr : gramedia)

~oOo~

First of all, happy new year! #telat #dikeplak

Senang deh membuka tahun baru dengan baca buku tentang pembunuhan… LOL. this sounds so wrong.

But anyways! ini novel dewasa, dan dulu waktu masih SD pernah berusaha mau coba-coba baca buku Agatha Christie yang temanya pembuhan gitu deh, karena sepupu-sepupu yang udah gede pada baca. Tapi gak dikasih sama ortu. Alhasil sampe sekarang masih misteri tuh, kisah detektif versi Agatha Christie yang super terkenal itu kaya apa sih sebetulnya?

Memang pernah sih sekali baca kumpulan cerpen tulisannya dia, tapi belum pernah coba baca full-length novel dia gitu.

Dan sekarang setelah sudah *agak* gede bahkan ada yang menganggap kegedean, akhirnya bisa ngeh juga seperti apa kisah-kisah dari si ibu luar biasa ini.

Ini kisah yang unik, tentang pembunuhan yang tau-tau terjadi begitu saja di atas kereta, dan jejak yang ditemukan kok ya ga jelas semua. Bahkan setelah semua kejadian diurutkan, tidak ada celah yang bisa digunakan untuk menuduh satupun penumpang kereta sebagai pembunuh! Apa mungkin pembunuhnya dari orang yang keluar kereta? tapi salju sudah menutupi semua jalan, hingga kereta juga tidak bisa bergerak. Lalu siapa yang membunuh??

Banyak kejutan terjadi di buku ini, dan endingnya surprisingly awesome. Ga kepikiran, beneran. Dan Poirot disini digambarkan sebagai detektif yang super teliti dan tau celah-celah untuk bisa mendapatkan jawaban dari apa yang sebetulnya terjadi.

Harus diakui, saya ini demen dan getol nontonin CSI, Bones, Psych, Homicide hunter, de es be de el el, pokoknya yang begituan deh. Saya juga kerap kali terpukau sama bagaimana mereka menggunakan intuisi dan juga teknologi untuk bisa membangun kembali dan mendapat penjelasan dari sebuah murder case atau kasus-kasus lain.

TAPI latar belakang kisah-kisahnya Ms. Christie ini kan zaman yang lebih ‘kuno’, dan manusia terpaksa harus mengandalkan intuisi dan kemampuan menarik kesimpulan tingkat dewa untuk bisa memecahkan kasus! Karena itulah menurut saya ini mengagumkan. Saya jadi heran gimana ya caranya bisa membayangkan plot pembunuhan modeh begini, men-design juga cara detektif mengungkapkan kebenaran satu-satu..

She’s a criminal mastermind, perhaps. #pret

Awalnya sih bosen bacanya. Tapi lama-lama jadi geger sendiri, geregetan kok kasusnya unik sekali dan susah dipecahkan.

Belum lagi tokoh-tokoh lainnya yang lebih sering di gambarkan ‘personality’ nya daripada ‘tampang’nya. Juga dua tokoh yang sangat bikin salah fokus, Monsieur Buoc (direktur kereta) dan Dr. Constantine (dokter) yang jadi ‘team Poirot’ gitu deh ceritanya di sini.

Mereka betul-betul karakter yang unik, sering bikin salah fokus gitu. Contohnya waktu Poirot mengajak mereka merenung sejenak, menutup mata dan berpikir. Dua-duanya malah melenceng pikirannya kemana-mana, dan lucunya pikiran mereka dipaparkan kepada kita semua.. Dr. Constantine yang malah ngelamun jorok, Monsieur Buoc yang malah mikirin birokrasi kepolisian yang mendambakan ketenaran.. Mereka berdua agak meragukan Poirot, tapi pada akhir cerita betul-betul kejutan yang kurang menyenangkan – rupanya Poirot berhasil memecahkan teka-teki.

Pesan dari buku ini adalah bagaimana manusia mengangkat diri menjadi hakim atas orang lain. Saat kita mengalami ketidak adilan, rasanya ingin membalas dendam sekuat yang kita bisa. Ingin rasanya melakukan apapun untuk membuat orang yang menyakiti kita itu merasakan sakit yang setimpal. Hingga akhirnya, lebih banyak dosa diperbuat, dan harus disadari bahwa sebetulnya, setiap kita berpotensi jadi pembunuh.

Be careful with your heart!

hehehe.

Bacaan yang menyenangkan deh buku ini. Senang bisa membaca buku seperti ini. Walaupun sedang dilanda topan materi kuliah yang tingginya setinggi mount everest (lebay mode), tapi bacaan ini menghibur saya :”)

Highly recommended buat yang suka beginian 🙂

Happy reading, have a nice year!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s