DBR #38 The Blood of Olympus (Heroes of Olympus #5)

Before we begin…

It’s been too long, I have forgotten the right way to write a book reviewwww! #alamak

maafin-maafin, sampe berapa bulan ga nge-post apa-apa.. habisnya si mbak yang satu ini habis ditimpa ombak urusan kuliah dan banyak kegiatan lain yang berasa ga ada habisnya.. buat bersenang-senang dan baca buku aja ga bisa. :”( #lalucurcol  Baca lebih lanjut

Iklan

DBR #19 Son of Neptune (Heroes of Olympus #2)

The Son of Neptune – Rick Riordan

sinopsis:

Di selatan, di Negeri Nirdewa, mahkota legiun bersemayam.

Terjatuh dari es, putra Neptunus akan tenggelam

Saat terbangun dari tidur panjang, selain namanya sendiri, Percy hanya bisa mengingat sebuah nama—Annabeth. Dia bahkan tidak bisa mengingat siapa dia ataupun alasan kenapa banyak monster mengejar dan ingin membunuhnya. Tubuh Percy secara reflex berusaha melawan mereka dan bertahan hidup selama mungkin.

Dalam pelariannya dari para monster, dia menemukan sebuah perkemahan khas Roma. Perkemahan yang ternyata berisi anak-anak blasteran. Namun, Percy merasa itu bukan tempatnya walaupun dia tidak tahu apa alasannya. Dan, di sana dia menemukan sebuah ramalan yang harus dijalaninya. Bersama dua rekan barunya—Hazel dan Frank, Percy pun menjalani sebuah misi berbahaya untuk mencegah sebuah perang besar.

(cr: Mizan)

~oOo~

Yaaaaak seperti sudah diduga! Percy yang menghilang sudah ditemukan, saudara-saudaraa..

Setelah di buku sebelumnya (The Lost Hero) dikisahkan tiga pejuang baru di Camp Half Blood a.k.a Camp Blasteran, kini muncullah tokoh yang kita tunggu-tunggu dan rindukan, Percy! *yaaaaay*

Wah, memang Rick Riordan itu hebat. Jago banget bikin orang penasaran plus kangen sama tokoh-tokohnya. Nyesel berat lah kalo ada yang ngga baca buku-buku Percy Jackson.

Contoh aja buku ini. Berteman dengan tiga teman baru dan terdampar di camp yang betul-betul ga familier, yaitu camp Jupiter, tetep aja Percy itu Percy banget. Walaupun kalo dibandingin dengan buku-buku Percy yang dulu, memang kisah disini dibikin jauh lebih kompleks dan punya ciri sendiri, karena disini tokohnya ditambah kurang lebih, ehm, dua kali lipat. Not to mention the Gods and Goddesses..
Serius, mereka nambah juga. Dari yang tadinya cuma dikenal sebagai dewa-dewi Yunani yang udah familier gitu, ada muncul lagi dewa-dewi Romawi dengan nama yang berbeda dan karakter yang bisa dibilang beda juga..  sebetulnya baca kisah Percy sendiri aja udah pusing dengan nama-nama dewa dan serba serbinya, kali ini nambah pula.

Tapi ga masalah banget sebetulnya, karena ini buku dibungkus rapiiiiih dan kisahnya flownya enak banget, khas Rick Riordan banget. Sama kaya buku sebelumnya, membaca buku yang satu ini bikin orang kebayang-bayang terus, karena saking kerennya kisahnya. LOL!

Perkembangan dan perbedaan dari buku sebelumnya? well, kalo di buku sebelumnya konsentrasi mayornya cuma di Jason, di buku ini lebih rata pembagiannya. Mantep deh 🙂 jadi lebih seru, bahkan.

Hmm, cuma mau nambah pemikiran sendiri sih. Tapi kok rasanya gw lebih enjoy sama dewa-dewi Yunani yah, dibanding dewa-dewi Romawi? lol. Apa karena udah familier ato gimana.. tapi setelah diperkenalkan dengan sebegini banyak dewa dewi Yunani dengan wajah baru di Roma.. well.. rasanya kaya makan nasi goreng yang tadinya pake krupuk biasa diganti sama krupuk udang. rasanya agak gimanaaaaa gitu. Tapi yah, kalo dari sisi cerita, tetep bagus!

 

Ga akan pernah nyesel baca bukunya Rick Riordan. ‘ll be waiting for the next book.. tapi yang pasti gw bener-bener kaya orang udah kebelet pipis trus kejebak ditengah macet.. alias udah kebelet BANGET pengen baca lanutannya! SUMPAAAAAH GA TAHAAAAAAAAAAAN.

 

kayanya penjelasan barusan cukup untuk meringkas keseluruhan cerita; begitu bagusnya, patut untuk dikangenin! hehehehehee 😀

 

HBU!? udah baca? baru mau baca? suka reviewnya? komen dong 😉

thanks for reading, Happy reading!

DBR #12 The Lost Hero (Heroes of Olympus #1)

The Lost Hero - Rick Riordan

The Lost Hero - Rick Riordan

Sinopsis :

Tiga demigod baru bergabung di perkemahan Blasteran.

Jason yang tidak bisa mengingat jati dirinya, Piper si cantik dengan rahasia besarnya, dan Leo dengan kemampuan mekaniknya yang luar biasa.

Bersama-sama, ketiganya mengemban sebuah misi penyelamatan. Misi yang juga akan mengungkap sebuah rahasia besar di masa lalu mereka. Rahasia yang sama yang akan mengantar mereka kepada takdir mereka..

(cr: mizan & additions by me)

~oOo~

Like always. Kesan pertama waktu baca buku ini:

Terjemhannya ada! YAAAY!

CAMP HALF-BLOOD! DOUBLE YAAAY!

GREEK MYTHOLOGY! TRIPLE YAAAAAAY!

ok memang lebay tapi memang begitu. Dari saat pertama gw ngeliat tuh buku di toko buku (yang versi bahasa Indonesianya, of course), hati gw udah loncat-loncat kaya kesurupan. Serius, kaga boong.

Gw memang cinta mati sama Rick Riordan (buku-bukunya of course, bukan orangnya -_____-), dan buku ini udah gw tunggu-tungguin sejak pertama liat imported editionnya. Gw sampe hampir gila nungguin terjemahannya! (lebay mode lagi) memang bisa sih beli atau download yg imported versionnya.. tapi.. kan sayang. (sayang kantong, lagi..) Aku kan mau sekalian koleksiii! hehehe

anw, memang ekspektasinya yaaa, paling kisahnya mirip-mirip Percy Jackson. Cerita berputar tentang ramalan-ramalan, konfil-konflik, klimaksnya ya berantem, paling. Maksudnya perang gituuu. Demigod sama ayah-ibu dewa-dewi nya bakal kerjasama trus menang, kira-kira sih begitu yah biasanya. Dan memang dari awal udah seolah kisahnya seperti itu.

Kisahnya diawali seperti buku-buku sebelumnya, latar belakang dan penjelasan tokoh lewat cerita, plus pengalaman tokoh-tokoh utama dan perjuangan mereka menuju Perkemahan Blasteran. Dan seperti biasa, penulis memberikan hint-hint kecil-kecilan tentang cerita yang ga bisa ditebak sama sekali. Terus muncullah itu Ramalan Besar. (like always…) Dan mulailah misi ketiga demigod hijau dan bau kencur itu. Setiap awal misi memang selalu agak maksa menurut gw, karena seolah tanpa hint apa-apa para heroes atau pahlawan atau demigod-demigod itu harus jalanin misi mereka. Tapi seterusnya lancaaarrr.

Tapi rupanya gw dikejutkan di tengah sampe akhir. GILEEEE. Bener-bener penuh bom yang bikin gw terus terbayang-bayang bahkan pas bukunya jelas-jelas udah abis beberapa hari yang lalu!! Banyak lika-liku yang ga disangka sama sekali, kisahnya mantep laaaah!!! my favorite!! oh iya, di sini kisahnya melibatkan Percy dan kawan-kawannya juga loh 😉 luar biasa ga sih, penulis yang satu iniii?

Trus unlike serial Percy Jackson, yang menceritakan semuanya lewat Percy, kali ini ceritanya lewat tiga tokoh utama yang selalu nempelll ini, yaitu Jason, Piper sama Leo. Masing-masing punya kisah sendiri, walaupun memang tiga-tiganya sama-sama terus. Salut lagi, walaupun seolah dari tiga sudut pandang, ga kaya buku Red Pyramid yang pake sudut pandang orang pertama dan bikin gw keriting karena kebingungan ini siapa yang ngomong, di buku The Lost Hero ini pake sudut pandang orang ketiga walaupun menceritakan tentang tokoh-tokoh yang berbeda lewat bab-bab yang berbeda juga. Ngerti ngga? yah, ribet sih.. tapi pokoknya gitu. hahahahaha

Salutnya, walaupun memang lewat tiga cerita yang berbeda, ceritanya jalan mulussss seolah kisah ini memang harus diceritakan lewat cerita orang per orang .. Hebat deh. Kreatif bener penulis yang satu ini, ga hilang akal bikin cerita yang asik. Ada aja inovasinya. (bahasa gue berat kann? bahasa DEWA niih hihihihi)

Pokoknya cerita ini digarap dengan begitu apik, cakeppp deh. Rasanya jarang-jarang ada buku yang bener-bener bikin gw PENASARAN setengah mampus, pingin baca lanjutannya sampe hampir gila dan bikin gw jumpalitan pas baca bukunya, dan kesannya ga hilang-hilang bahkan sampe beberapa hari! gila ngga tuh? emang sih gw mungkin yang agak lebay tapi itu kenyataannya buat gue..

Yeaa, mungkin karena faktor gw emang suka kisah-kisah kaya gini jadi jangan heran.. hahaha..

But anyways.. I hope everyone will enjoy this book as much as I do!! Bahkan lebih kalo bisa x’D

Baca ya? highly recommended lohh ;D

happy reading! and happy commenting! xD

DBR #2 The Red Pyramid

Rick Riordan - The Red Pyramid (The Kane Chronicles)

Rick Riordan - The Red Pyramid (The Kane Chronicles)

Synopsis :

Sejak kematian ibu mereka, Carter dan Sadie hampir menjadi dua orang yang tidak mengenal satu sama lain. Sementara Sadie telah tinggal bersama kakek-neneknya di London, saudara laki-lakinya telah berkeliling dunia dengan ayah mereka, Egyptologist brilian, Dr Julius Kane.

Suatu malam, Dr Kane membawa kedua kakak beradik itu bersama-sama untuk “percobaan penelitian” di Museum British, di mana ia berharap untuk mencoba “memperbaiki” keluarganya. Sebaliknya, ia malah membebaskan Set, dewa Mesir, yang akhirnya mendeportasinya ke dunia orang mati dan memaksa anak-anaknya untuk meninggalkan kehidupan mereka.

Segera, Sadie dan Carter menemukan bahwa dewa-dewa Mesir mulai bangun kembali, dan yang terburuk dari mereka – Set – memberi perhatian khusus dan pada keluarga Kane, dan ingin menghancurkan mereka. Untuk menghentikan dia, kakak beradik ini memulai perjalanan berbahaya ke seluruh dunia – sebuah pencarian yang membawa mereka semakin dekat dengan kebenaran tentang keluarga mereka, dan hubungan mereka dengan suatu perintah rahasia yang sudah ada sejak zaman firaun.

(from http://www.rickriordan.com/ .. translations by me)

~oOo~

Setelah menunggu selama beberapa tahun *agak lebay sih* pokoknya dalam waktu yang cukup lama, akhirnya versi Bahasa Indonesia dari buku ini muncul juga.

Untuk yang sudah kenal nama Rick Riordan, pasti sangattt tergoda untuk baca serial lanjutannya ini. Rick Riordan itu penulis sekuel Percy Jackson and The Olympians, yang bener-bener berhasil memperkenalkan dunia dewa dewi Yunani ke dalam masa kini, dan memperkenalkannya dalam bahasa anak-anak (baca: universal) pula! Betul-betul pengarang hebat lah buat gw.

Karena alasan itulah kenapa gw memilih untuk ga buang-buang waktu dan langsunggg beli buku ini. Buku ini adalah buku pertama dari The Kane Chronicles, dan mengangkat budaya kuno Mesir dan segala misteri dan dewa dewi-nya. Buku ini ditulis (sebenarnya..) buat anak-anak, usia belasan. Tapi populer juga dan enjoyable juga buat orang dewasa ato yah, yang umurnya lebih tua lah. Karena itulah gaya ceritanya ga ngebingungin atau berat, (sama sekali nggak!) dan malah justru ringan dan asik banget.

Memang, novel terjemahan kadang-kadang bahasanya ga biasa, tapi buku ini tetep buku yang wajib – kudu – harus dibaca.

Mungkin ada yang nganggep buku ini ga jauh beda dari Percy Jackson, tapi let me tell you something.. buku ini JELAS beda banget sama serial Percy Jackson.  why??let me tell you now!!

Gaya menceritakannya beda. Kalo Percy Jackson ditulis dengan Percy seorang yang jadi peran utama, ini nggak. Ada dua peran utama, dan pake sudut pandang orang pertama. Jadi seolah-olah kedua pemeran itu lagi menceritakan sendiri kisah mereka lewat rekaman kaset. Ini bener-bener nunjukkin betapa kreatifnya seorang Rick Riordan. Memang kelemahannya adalah kadang kita jadi bingung, ini yang lagi ngomong siapa ya? (walaupun udah dikasih keterangan di setiap awal bab..) soalnya cara nyempeinnya mirip. Tapi it’s ok laaa. Mungkin juga itu cuma masalah gw dan ngga menimpa orang lain (?) hehehe

Ngga cuma itu aja. Kalo kalian pernah membaca salah satu buku Michael Scott, penulis dari The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel (yang bukunya enam itu!).. ciri khasnya adalah begitu banyaknya tokoh yang.. gw ga kenal!! (dan tambah banyak setiap bab .. *nangis*). Di awal mbaca buku The Red Pyramid ini gw sendiri merasa bingung, seolah ngga lagi membaca karya seorang Rick Riordan, tapi mbaca karyanya Michael Scott. Habis saking kebiasaan ngebaca Percy Jackson, terbiasa sama naik-turun plus kebiasaan kisah-nya Percy dan dewa dewi Yunani, akhirnya bingung ketemu dewa dewi Mesir dan budaya kunonya yang luaaaar biasaaaa banyaknya dan ribetnya. Tapi setelah beberapa saat, gw akhirnya bisa melihat ciri khas-nya Rick Riordan. Cerita ringannya, cara penekanan kejadian-kejadiannya, deskripsi-nya, tokoh-tokohnya.. dan akhirnya gw jadi ga kebingungan lagi sama tokohnya yang banyak, karena ternyata tokohnya ga sebanyak itu, hehehehehehe.

Ga cuma itu. Klimaks cerita-nya dibangun pelan-pelan, sampe gw hampir ga sadar udah mau klimaks. Dan plintiran-plintiran khas-nya Rick Riordan memang oke banget. Kalo di Percy Jackson plintiran utama muncul dari ramalan seorang Oracle, disini ga ada oracle.. maka gimana dong ceritanya jalan?? bingung kaaan? *baca makanya!!* (hahahaha, numpang promosi)

Just kidding. cerita di buku ini muncul dengan cara yang ga kebayang.. yaitu dengan munculnya rahasia-rahasia masa lalu dan ancaman dari Set, Apophis (yang betul-betul tidak terduga! keluar masalah ini baru di tengah-tengah dan gw hampir ga sadar lho!), dan bahkan masalah dengan diri mereka masing-masing..!! Memang, mungkin buat beberapa kalangan merasa agak ordinary, udah biasa, tapi ceritanya tetep ga tertebak dan seru kok.

Jadi intinya.. mantep deh. Rick Riordan pantes diacungin empat jempol (kan tambah jempol kaki…..) buat buku yang satu ini. Walaupun untuk yang kurang suka membaca, akan agak malesin karena lumayan tebel dan poin-poin ceritanya kadang dijelaskan dengan panjang.. tapi sebetulnya ceritanya oke. 🙂

Belum lagi.. INGAT! buku ini ada kelanjutannya!!! memang belum keluar yang bahasa Indonesia-nya, but I’ll really look forward for its release!! gw bener-bener pingin baca lanjutannya. Penasaran sama karya Rick Riordan lah pokoknya. I hope you’ll feel the same ^^

Read it and you’ll know deh! ^^

Thanks Rick Riordan for this book! 🙂

So what do you think of this book? and how’s my review?? comment below, okaaay ^^ enjoy reading!

The Indonesian Copy (punya saya!! ^^)

The Indonesian Copy (punya saya!! ^^)