Giveaway from Elfswood :D

before we start.. follow me on blogwalking, please ^^ Follow my blog with Bloglovin

elfswood

Hai semuanya 😀 ikut giveaway dari http://elfswood.blogspot.com/ yuuk!

beliau *ceileh beliau* lagi ngadain giveaway untuk merayakan.. ehm.. apa ya? *somethingaboutcommittingwithbloggingandnewlayouts*  … saya juga bingung jelasinnya. Pokoknya giveaway. check it out mumpung masih bisaa HOHOHO 😀

buku yang dijadiin oleh2 adalaaaah *drumroll*

book + synopsis, dicuplik langsung dari blognya.. =__=V

book + synopsis, dicuplik langsung dari blognya.. =__=V

Language: English
ISBN: 1250015510, 9781250015518
Publisher: St. Martin’s Griffin
Publication Date: 26/03/2013
Book Dimensions: 2.16 x 12.32 x 22.38 centimeters, 0.27 kilograms
Pages: 320
Categories: Contemporary, Women’s Fiction, Romance, Historical Fiction

aaaaaalright mari mari mari yang tertarik langsung ikutan ya 😀

*PSSSST don’t forget to praise the new layoutttt……* *ditendang sampe ujung kulon*

Iklan

DBR #17 Truly, Madly

Truly, Madly – Heather Webber

Sinopsis:

Lucy Valentine diserahi kepemilikan Valentine Inc.—perusahaan biro jodoh terkemuka—oleh ayahnya. Tidak banyak orang yang tahu kalau keluarga Valentine dianugerahi kemampuan oleh Cupid untuk melihat aura cinta sehingga bisa menjodohkan seorang pria dengan wanita jika aura mereka cocok. Sayangnya, kemampuan ini tidak dimiliki oleh Lucy. Alih-alih membaca aura, Lucy justru bisa menemukan barang hilang lewat tangan orang yang disentuhnya. Hal itu dirasakannya saat dia menyentuh tangan salah satu kliennya, Michael Lafferty. Lucy melihat ada tengkorak yang dikubur di pekarangan dekat rumah Michael, dan tengkorak itu memakai cincin Michael! Lucy akhirnya meminta bantuan seorang investigator pribadi bernama Sean Donahue untuk menyelidikinya. Apakah yang terjadi selanjutnya? Sanggupkah Lucy meneruskan dan mengembangkan Valentine Inc.? Mampukah dia melepaskan diri dari Cupid’s Curse, sebuah kutukan bahwa setiap anggota keluarga Valentine kisah cintanya tidak akan bertahan lama? Inikah yang membuat Lucy akhirnya merasa ragu akan perasaannya pada Sean?
(cr: cover belakangnya 😛 )
~oOo~
Sebetulnya sudah selesai baca buku ini dari laaaamaaaa banget tapi baru sekarang ngepost review, jadi merasa bersalah .. TT___TT anyways..
Akhirnya memutuskan untuk beli dan baca buku ini karena ceritanya kayanya menarik dan ringan, ga berat gitu.
Plus karena covernya memang bagus, hehehehe 😛
Hmm, tema dan cara penulisannya pada awalnya kupikir mirip dan berasa kaya gayanya Meg Cabot di bukunya
“12 is not fat”  .. misteri, ditambah romance. Tapi ternyata pas kubaca dan kubandingkan.. yah, Meg Cabot sepertinya jauuh lebih vulgar dan subyektif, super girly. Tapi buku ini ternyataaaa rasanya beda.
Latar belakangnya ternyata beda abis. Kisah dan konflik, jalannya cerita dari buku ini diawali dengan fantasi. Awal masalah dan lanjutan kisah juga semua dilatarbelakangi sama fantasi. Kreatif kalo menurut saya 🙂 Rasanya pas baca buku ini seolah masuk ke dunia yang berbeda, hehehe.
Love line-nya juga bagus. Temanya kan match-making, mencarikan jodoh buat orang-orang.. Ditambah lagi dengan pencarian si tokoh utama akan jodohnya sendiri.. jadinya not bad at all!
Misteri/kasus yang ‘dipecahkan’ atau dibahas juga bagus. Kreatif dan bikin penasaran. Tikungan-tikungan ceritanya juga asik. Plotnya mantep, konsisten.. Trus juga bumbu-bumbunya pas. Masalah dan problem-problem dalam cerita juga ga tanggung-tanggung, ditambah lagi finishingnya juga mulus. Ga ada kasus yang tersisa, dan menurutku ceritanya ga nggantung atau maksa kaya kebanyakan cerita misteri ecek-ecek. So.. Untuk plotnya, patut diacungi jempol deh 🙂
Hmm, kalo ngomongin penokohannya juga bagus. Realistis dan asik. Perkembangan hubungan antar tokohnya ga berasa dipaksain, alami lah istilahnya. Pendeskripsian tokoh juga ga panjang tapi jelas dan memadai, kesukaan saya dehhh!
Dan untuk endingnya, memang disisain sedikit kisah untuk dilanjutkan sih, terutama love-line-nya. Jadi ga bakal ragu bakal baca lanjutannya atau ngga, karena udah jelas saya pasti baca lanjutannya 😀
How about you? udah baca? belum baca? pendapatmu? ^^
Happy reading!

DBR #16 Little Lady, Big Apple

Little Lady, Big Apple – Hester Browne

Sinopsis :

Di rumah, Melissa selalu jadi korban bulan-bulanan keluarganya.

Tapi di Little Lady Agency, ia mengubah dirinya menjadi Honey, si pirang yang superseksi, pengasuh para pria “bermasalah” di seluruh London—dengan agenda harian yang selalu penuh.

Namun sekarang pacarnya yang orang Amerika itu, Jonathan, mengundangnya ke New York untuk berlibur—dengan syarat Honey dan wig pirangnya ditinggal di rumah. Setelah ragu-ragu menitipkan agensinya ke sahabatnya yang tak pedulian dan kakaknya yang menyebalkan, Mel berangkat…

Tanpa sadar, ia sudah setuju memoles bintang film berbakat yang sedang menanjak tapi berkelakuan kasar, Ric Spencer, yang kebetulan sekali mantan pacarnya, padahal ia sendiri punya masalah dengan Jonathan, mantan istri Jonathan yang suka memdanipulasi, anjing terrier yang banyak maunya, dan krisis yang memuncak di agensinya ketika ia kembali ke Inggris.

Mampukah Melissa menaklukkan Manhattan? Ataukah hanya Honey yang bisa?

(cr: Gramedia)

~oOo~

Nekat baca buku ini tanpa baca buku pertamanya. Ga ada banyak problem sih, bisa ngikutin aja. tapi di tengah-tengah cerita.. rasanya maleees gitu, ngelanjutinnya.

Plotnya lambat! Detail banget dan agak bikin geregetan. (in a not really good way..), bertele-tele, gitu.

Sebenernya plotnya biasa aja, oke-oke aja. Tapi ada saat-saat seolah ga konsisten, seolah si penulis ga yakin mau gimana lanjutin ceritanya .. Dan akhirnya love-line-nya jadi ga ‘greng’ gitu. Tujuannya ga jelas. Dan endingnya juga akhirnya jadi ga ada gereget gitu.

Masalah yang diangkat juga ga bagus-bagus banget. Kalo mau bikin masalah harusnya ya sekalian aja diruwetin, biar pembaca bisa relate sama tokoh dan bikin gatel pengen baca terus. Maksudnya, masalahnya ga begitu ‘penting’, ga betul-betul bikin si Melissa (tokoh utama) dapet apapun, gitu. Nothing changed!

Endingnya jadi bikin males gitu deh. Kaya ga ikhlas.. ga ada yang selesai. Cuma love story-nya aja paling yang berakhir bahagia. Agak bikin bosen deh. Ga ada twist yang nonjok. Hehehe.

Gaya bahasa yang dipake juga ga terlalu berkarakter. Sayang banget. 😦

Satu-satunya yang aku suka cuma tokoh Nelson. Walau agak tidak manusiawi dan kaya mesin lie-detector but he’s a real guy for me! ideal guy! hahahaha jk jk. Tokoh yang satu ini supersweet, jadi not bad lahh. hahaha.

Plus point-nya lagi, ga ada adegan yang dewasa dan berbahaya. Jadi aman untuk dibaca .____. hahahaha

Yah, not really recommended sih. Paling 2,5 star buat aku. But what about you??

Udah baca? Belum baca? suka reviewnya? hehehe komennya ditunggu yah ^^

DBR #7 Sunshine Becomes You

Sunshine Becomes You - Ilana Tan

Sunshine Becomes You - Ilana Tan

“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”

Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.

Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.

Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.

(cr: gramediashop.com)

~oOo~

Gw pernah baca bukunya Ilana Tan sebelumnya. (of course lah yaaa!!) Yeah, yang tetralogi 4 musim itu. Dari situ gw mulai ngeh sama cerita-cerita buatan Ilana yang model-nya adalah first meeting -> jatuh cinta -> problem -> ending.. entah happy ending atau sad ending, pokoknya mirip-mirip begitu, deh. Yah memang cuma menurut gw sih.. entah ya kalo ternyata salah hehehehe

But anyways, begitu gw liat iklan buku ini di toko buku dan ternyata bisa PO, .. gw beli deh langsung! Berharap, seperti pengalaman sebelumnya, kisah yang dibawakan di buku ini bakal mengikat hati ini 🙂

Dan ternyata terbukti. Saya terpikat! (*____*) memang awalnya agak meragukan dan agak mempertanyakan alur cerita, karena biasanya kalo udah novel tebel-nya segitu, bisa dibilang komplikasinya lebih dari satu!! (sotoy mode) Dan akhirnya gw jadi menduga-duga gitu deh, kira-kira ceritanya bakal berkembang seperti apa ya? Kalo novel-novel sebelumnya kan alurnya ngga panjang-panjang atau ribet-ribet amat, kalo novel yang ini?

Yang awalnya gw mikir bahwa Ilana Tan bakal mulai bikin telenovela panjang, ternyata salah deh. Si penulis tetep kukuh, tetep dengan gaya simple-nya. Ceritanya berkembang, tapi ga pake cabang-cabang. Jadi lumayan menyenangkan. hehehehe..

Di novel ini, yang bikin tebel adalah perkembangan perasaan antara Mia dan Alex, dua tokoh utama ini. Perubahan suasana hati dan pengenalan akan satu sama lain disorot gede-gede oleh penulis, membuat alasan yang masuk akal gimana kisah cinta kedua tokoh ini dimulai (dan diakhiri.. *SPOILER ALERT!*).

Gw sebetulnya penasaran juga akan beberapa hal, yaitu tetang tempat-tempat yang disebut di buku ini, yang ada di US, itu beneran ada ga ya kira-kira? kalo Julliard, memang ada lah ya. Siapa yang ga tau Julliard. Tapi kalo hal-hal lainnya? kaya di buku Autumn in Paris? yang ada resto atau cafe Indonesia itu? itu kan beneran!! kira-kira lokasi-lokasi yang disebut disini real ga ya? hehehehe xD

Trus lain dari novel-novel yang sebelumnya yang biasanya diikat rantai dengan tokoh yang berhubungan dengan Indonesia, di buku ini malah ga ada sama sekali. Dan gaya bahasa yang dipake itu.. bener-bener berasa kaya baca buku terjemahan dehh!! hahahaha. Hebat deh si penulis, bisa bikin cerita dari awal sampe akhir dengan gaya bahasa yang konstan, dan bener-bener strict! hebat! hehehe

Hmm, pokoknya, ini buku MetroPop yang asik deh. Kalo metroPop lain ada yang agak-agak nyeleneh  isinya *ngelirik judul-judul terntentu…* .. penuh dengan yah, hal-hal yang sebetulnya pribadi dan agak kurang sreg (guat gw sih) untuk dipublikasikan, di novel ini ngga ada. yah, paling minimal aja.

Mungkin ini juga jadi catatan sendiri buat gw.. Bahwa budaya menulis novel pop (atau novel apapun yang mengandung hubungan kasih dua insan =___= ) kayanya sekarang selalu dibumbuin sama hal-hal yang ‘begituan‘ (you know what I mean). Kenapa yah? takut ngga laku kah? takut dikira kurang bumbu? kurang seru? kurang diminati?

Yah, mungkin semua punya alsannya masing-masing, tapi kalo buat saya.. Kalo seorang penulis adalah penulis yang baik, yang hebat, sebuah tulisan akan tetap jadi menarik. Bahkan tanpa bumbu-bumbu yang tidak menyehatkan. Dan bahkan dari tulisan-tulisan itu kan bisa jadi saluran contoh pelaksanaan nilai-nilai positif dalam hidup juga.. (mode bahasa dewa deh, kekekeke..) Tapi itu yahhh, cuma pendapat sih. hehehehe. Tetap terus berkarya ya!! ^^

So.. kembali lagi ke masalah buku ini. Despite the comments I made just now, everything was cool. Serius, keren. Dan endingnya.. BEHHHH nangis lahir batin. Bahagia. Sedih. Nano-nano.Dan gw masih gatau apakah buku ini akan dilanjutkan dengan buku lain atau gimana. Yang penting yang ini keren. TITIK~

Jadi buat kalian yang memang udah ngikutin buku-bukunya dari awal atau baru mau beli .. buat yang suka metropop, suka kisah romance, ini adalah contoh pilihan yang ga akan disesali 🙂

so.. enjoy reading! and feedbacks, PLEASE!! comment, like, reblog, anything! 🙂 see you guys soon!