DBR #24 Prada and Prejudice

Prada abd Prejudice - Mandy Hubbard

Prada and Prejudice – Mandy Hubbard

Sinopsis :

Sepasang sepatu bagus akan membawamu ke tempat yang tak pernah kaupikirkan sebelumnya!

Callie percaya bahwa sepasang sepatu Prada akan menjadi kuncinya untuk menaklukkan London. Hanya dengan sepatu itu, keadaan akan berbalik. Dia akan menjadi populer dan teman-temannya akan mengaguminya. Dan siapa bilang mengubah keadaan tidak semudah membalikkan telapak tangan? Callie sudah membuktikannya. Gara-gara tersandung saat memakai sepatu barunya, dia terlempar ke tahun 1815!

Untunglah ada Emily, yang menerimanya dengan penuh keramahan. Tetapi, dia juga harus menghadapi Alex, sang Duke muda yang tampan namun pongah dan menyebalkan. Di tengah kekalutannya di dunia yang sama sekali asing baginya, Callie harus menyelamatkan Emily dari perjodohan paksa, juga melawan Alex yang sepertinya sangat membencinya.

Mampukah Callie melakukan tugasnya? Akankah dia berhasil kembali ke abad ini? Pakai sepatumu yang paling bagus dan ikutlah bertualang bersama Callie ke tempat yang tidak pernah kaupikirkan sebelumnya!

(cr : goodreads)

~oOo~

Well this is a shameful comeback. Post pertama di tahun 2013 =___=V mohon dimaklumi, diri saya yang pelajar ini mau menghadapi UN, selalu sempet baca buku tapi ga selalu sempet nulis review =___=V

Anyways, ini buku adalah pendapatan dari Pesta Buku Murah Jakarta beberapa bulan lalu.. Bangga rasanya hehehe

Back to the topic! buku ini memang adalah plesetannya pride and prejudice, tapi karena saya belum pernah baca buku klasik yang satu itu, jadi sebetulnya ga ada gambaran sama sekali soal ceritanya.

Sejujurnya pas pertama-tama baca buku ini sempet kebawa emosi dan sebel sama main characternya, si Callie. Habis dia low profile banget, terlalu low sampe membiarkan diri diinjak-injak, plus berusaha banget bikin sensasi. Ababil (ABG labil) abis deh pokoknya.

Tapi setelah mulai masuk ke ceritanya, enak juga dibaca. Kalo ada kata orang bilang “Good shoes take you to good places” yah cerita yang satu ini bisa lumayan membuktikan. Si Callie berhasil didaratkan di abad ke 19 berkat sepatu prada-nya. Seru abis membaca gimana dia harus menyamar jadi orang lain, menyesuaikan diri dengan adat zaman itu, dan lain-lain.

Yang paling pasti, poin paling enjoyable di buku ini buat saya adalah gimana karakter si Callie diubah. Dari yang tadinya minder gila sampe jadi Callie yang bisa percaya diri dan dipercaya orang lewat pengalamannya time travelling.

Tokoh-tokohnya juga kece abis. Saya sih jujur kesengsem gitu sama tokoh Alex yang adalah romance interest nya Callie di abad lain. Kayanya gayanya diam-diam menghanyutkan gimanaa gitu. Ga heran orang jadi klepek-klepek kalo ketemu dia, hehehe.

Anyways, mungkin kalo Pride and Prejudice itu kisahnya tentang judgement sebelum tau kenyataan atau gimana saya juga ga tau, tapi kalo memang Prada and Prejudice ini pelesetannya, mungkin poin utama bukunya tentang gimana Callie salah mengerti si Alex, dengan segala motif dan gaya nya yang dengan mudah bisa disalah-artikan.ย  Mungkin kisahnya mau menekankan bahwa prejudice kita ga selalu benar (?) entahlah. Kalo ada yang udah pernah baca buku klasiknya tolong bagi informasi (.___.)V

Satu lagi yang saya suka, yaitu covernya! cover edisi ini bagus deh. Warnanya memang cewek banget tapi mewakili ceritanya dan eye catching :3 jujur saya waktu itu tertarik beli karena : 1. di obral, 2. covernya lucu.. baru liat sinopsisnya. hehehehehe

Tapi bagaimanapun, buku ini sangat enjoyable apalagi buat yang nyari bacaan ringan tapi bagus, atau yang suka teenlit. Memang kisahnya cewek banget, tapi pasti bisa dinikmati juga kok sama semua. Highly recommended ๐Ÿ™‚

So thanks for reading my review! comments please? ๐Ÿ™‚ Happy reading everyone!! @__@

Iklan

DBR #21 The Princess in Me

the princess in me – Donna Rosmayna

Sinopsis :

Ada tiga hal yang sangat disesali oleh Pri dalam kehidupannya: namanya, bentuk tubuhnya, dan kampusnya.Andai Papa dan Mama tidak menamakannya Princess, pasti tidak ada seorang pun yang menertawakannya saat dosen sedang mengabsen. Kalau bentuk tubuhnya indah seperti Ditya sahabatnya, pasti Ryan tidak akan menjatuhkan pilihannya kepada Vivian, cewek cantik yang angkuh itu. Dan, kalau saja Papa miliuner, tentu dia bisa kuliah di jurusan fashion design yang lumayan mahal itu, bukannya di fakultas hukum yang setengah mati membosankan itu.Tapi segala sesuatu yang dimiliki seseorang akan terus dibawa sampai dia mati, kan? Buat apa disesali? Yang bisa kita lakukan hanyalah menerima kenyataan itu atau berusaha mengubahnya. Dan Pri memutuskan untuk melakukan pilihan yang kedua.

(cr: Gramedia)

~oOo~

So mainly buku ini berkisah tentang Pri atau Princess yang bergumul dengan penampilan, kuliah, plus hidup asmaranya. Alur ceritanya mulai ketika dia mulai mau berubah setelah beberapa kali patah hati. Pri memutuskan untuk benar-benar berubah jadi ‘princess’.

Hmm, komentar utama setelah baca buku iniย  adalah.. alur ceritanya ngga rumit. ya, namanya juga teenlit sih. Jadi pembaca bisa dengan cepat mengikuti cerita tanpa harus bersusah payah. Buku ini tergolong buku yang ringan, dan .. berhubung gue baca buku ini karena tugas dan karena kerja kelompok, jadi buku ini mau ga mau di habisin. Padahal sebetulnya dalam hati….. hehehe..

Pemakluman sih, soalnya buku ini kan memang ditargetkan untuk konsumen anak-anak muda (yang notabene males baca buku berat. :P)

WAh, kalo disuruh mengomentari buku ini sih.. sebetulnya ya.. kalo untuk ukuran teenlit bagus sih. Ga jelek-jelek amat. Tapi still, mungkin ga lebih dari 2 bintang aja rate-nya.

Tokoh yang diangkat lumayan realistik sih, walaupun seperti biasa, alur-nya dan pembawaannya rada mengganggu gitu. Apalagi di awal-awal, justru pembukanya rada-rada.. ya begitulah.

Rasanya gak tenang deh baca buku ini pas beberapa puluh halaman pertama. Pengen tutup trus digadaikan kalo bisa. Tapi berhubung tugas, jadi aye lanjut sih.

No offense loh untuk pencinta buku ini!!! Walau awal-awalnya memang ngga sebagus itu, tapi tambah kebelakang kisahnya mulai mengalir lebih enak, lebih memperhatikan alur dan pengembangan hubungan antar tokoh ketimbang tetek bengek ga jelas. And just like other teenlits.. karakter tokoh-tokoh yang ada ga konsisten gitu. Apa memang disengaja karena menggambarkan watak anak muda yang labil gitu ato gimana, aye juga ndak ngudeng deh. Tapi memang seperti itu di buku ini. hmmmm..

Satu hal yang disayangkan lagi, kisah yang dikembangkan cuma muter sama si Pri dan kisah cintanya, jadi bagian-bagian lainnya kurang disoroti. Padahal kalo kisahnya dikembangkan, mungkin bisa jadi lebih menarik dan seru.

Tapi yang paling pengen gue sorotin itu masalah alur di pengawalan cerita itu. Jadi seolah alur tersendat, berhenti mendadak sebelum sempet dikembangkan. Apa karena penulisnya masih pemula, saya juga ga tau dan takut menuduh…. lol.

Not just that, buku ini juga termasuk buku yang kayanya cuma bisa dinikmati oleh golongan tertentu, yaitu golongan anak muda, terutama CEWEK. Selain daripada jenis konsumen itu, buku ini bakal jadi terlalu awkward untuk dibaca. Seriusan deh. lol. Habis alurnya cuma muter soal urusan asmara, penampilan, serta serba-serbi lainnya yang berhubungan dengan itu .. menyebabkan konsumen lain selain yang bergender wanita pasti ga bisa menikmati bacanya.

Tetapi walau begitu, pesan yang dibawa dalam buku ini bisa dibilang baik. Kisah asmara yang diangkat juga ga jelek-jelek banget, masih netral, ga kaya kebanyakan buku genre teenlit sekarang yang seolah ngasih contoh pergaulan plus hubungan pacaran yang ga sehat.

but overall.. not highly recommended ๐Ÿ˜ฆ

Tapi kalo emang dasarnya suka teenlit, yah, bolehlah dibaca. ๐Ÿ™‚ Atau yang memang penasaran.. tetep baca aj. Who knows anda bisa menemukan treasure di kisah ini, unlike me! ๐Ÿ™‚

jadi berniat baca? berniat beli? berniat.. apa ya? haha apa aja deh, komen aja ๐Ÿ™‚

Thanks for reading the review! Happy reading!

DBR #1 Big Brother Complex

Big Brother Complex - Primadonna Angela
Big Brother Complex – Primadonna Angela

Sedikit sinopsis :

Sudah lama Monique pengin punya abang. Maka saat bertemu Rich–cowok ganteng yang menurutnya “sempurna”, Monique alias Nikki langsung menodong Rich jadi abangnya. Saking percayanya pada Rich, Nikki bercerita tentang cowok yang ia taksir–Nathaniel. Sayangnya Rich langsung menyebarkannya, tanpa sadar bahwa Nikki memang serius, bukan sekadar mengidolakan Nathan yang penyanyi terkenal itu! Nikki yang dipanggil “dukun palsu” karena gemar mengenakan pakaian hitam dan meramal menggunakan Tarot jadi kesal. Banyak yang meledeknya karena berani naksir Nathan.

Saat Nathan memintanya jadi pacarnya, Nikki langsung setuju. Semenjak pacaran dengan Nathan, Nikki menjadi lebih modis dan “gaul”. Dia bahkan diterima dalam geng cewek-cewek populer di sekolahnya, hal yang ia idam-idamkan sejak dulu.

Apa Nikki puas menjadi cewek ngetop walaupun dengan risiko kehilangan sahabatnya, Savitri dan Rich? Apa berpacaran dengan Nathan bisa membuat Nikki sembuh dari Big Brother Complex-nya?

( from http://www.goodreads.com/)

~oOo~

Pada akhirnya setelah beberapa kali kepingin tapi ga sempet, gw menulis review buku juga. Review ala kadarnya sih, apa yang gue rasa aja. Just hoping I could share a little bit, really.

Buku yang menyita perhatian gw kali ini adalah teenlit dari tahun 2007ย  (tapi baru saya baca awal minggu ini.. *nangis*), Big Brother Complex.ย Tagline-nya : “Aku pingin punya abang!” kekekeke.. Memang udah khas-nya teenlit, jadi bahasanya memang ringan banget, dan Indonesia banget. Walaupun conversation-nya agak bikin gw galau karena pergantian semi-formal ke non-formal yang selalu gw sadari .. (rese kan mata gue!?). Bahasa percakapan pake gue elo ato aku kamu itu.. yah.. Biasanya jadi pergumulan penulis-penulis sih.. *percayalah, saya juga pernah menulis TT^TT* bukannya ngekritik karena gue lebih tau atau apa. Tapi opini gue begitulah. hehehe.

Anw! Ceritanya asik, plot-nya ringan, mudah dicerna, asik banget buat remaja. Khususnya remaja yang males baca hal-hal yang ribet. Walaupun agak bisa ketebak alurnya dari awal, tapi tetep enjoyable. Perkembangan tokoh-tokohnya juga mantep, khas teenlit banget deh. Romance-nya ga mengecewakan, romance teenlit baget : romance disney abis deeeh ^^ Detail-nya juga mantep. Terutama detail-detail pakaian. Kayaknya mbak Primadonna Angela memang seneng sama baju gitu deeeh. hehehehe.

Yang keren lagi.. Poin cerita ga banyak, fokus. Nilai-nilai yang dimasukin juga ga se-intens buku-buku novel. Untuk yang suka teenlit, buku ini direkomendasi abis deh ๐Ÿ™‚

Overall, bukunya keren, karena pasti berhasil menghipnotis pembaca untuk baca sampe habis. Kesannya bikin ketagihan gituu. Ga nyesel bacanya deh ^^

Makasih mbak Primadonna Angela karena udah nulis buku ini!! ^^

how’s my first review?? anyone?? ^^